Minggu, 12 Februari 2012

Kilas Sejarah Perkembangan Atom

Sudah sejak jaman dahulu manusia tertarik kepada benda-benda yang ada di sekeliling mereka. Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan mencatat, bahwa banyak di antara para filsuf Yunani kuno telah berusaha menerangkan materi yang ada di sekitar mereka. Di salah satu sekolah filsafat Yunani kuno misalnya, Empedocles (abad ke-5 SM) mengajarkan bahwa ada empat bahan dasar penyusun alam, yaitu tanah, udara, api, dan air.

Dari Yunani kita juga mengenal adanya konsep dasar tentang atom dari Demokritus (460-370 SM). la menggambarkan atom sebagai materi terkecil yang sedemikian kecilnya sehingga tidak dapat dibagi-bagi lagi. Inilah konsep tentang atom pertama yang tercatat oleh sejarah ilmu pengetahuan. Konsep tersebut lahir murni dari hasil pemikiran, dan bukan merupakan hasil percobaan.

Perkembangan pemikiran manusia tentang atom terus berlanjut, dan hingga kini atom masih tetap menjadi obyek penelitian yang menarik perhatian para ahli fisika. Didukung oleh berbagai hasil penemuan, maka teori tentang atom pun berkembang dari waktu ke waktu.



Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan juga mencatat, bahwa teori tentang atom yang didasarkan pada hasil percobaan pertama kali dikemukakan oleh John Dalton (1766-1844). Menurut Dalton, atom merupakan partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi. Atom-atom suatu unsur semuanya serupa dan tidak dapat berubah menjadi unsur lain. Dua atom atau lebih yang berasal dari unsur-unsur yang berlainan dapat membentuk molekul. Pada suatu reaksi kimia, atom-atom berpisah tetapi kemudian bergabung lagi dengan susunan yang berbeda dari semula, tetapi massa keseluruhannya tetap. Pada reaksi itu, atom-atom bergabung menurut perbandingan tertentu.

Begitu meyakinkan Dalton dalam mengemukakan teori atom, maka pada saat itu teori atomnya dipakai untuk menerangkan proses-proses dalam reaksi kimia. Penemuan-penemuan dalam bidang kimia pada abad ke-18 telah memperkokoh teori atom Dalton ini, sehingga pada saat itu keberadaan atom dapat dipercaya oleh para ahli, sekalipun mereka belum pernah melihat bentuk dari atom tersebut.

Perkembangan Berikutnya, Penemuan-penemuan baru dalam bidang fisika ternyata mampu membuka cakrawala baru pemahaman atom oleh manusia. Penemuan elektron oleh J.J. Thomson menyebabkan model atom yang dikemukakan Dalton tidak dapat diterima lagi. Dengan gugurnya model atom Dalton ini, Thomson terdorong untuk mengemukakan teori atom baru yang dikemukakannya pada tahun 1904. Thomson melukiskan bahwa atom bukanlah merupakan partikel terkecil yang tidak dapat dibagi-bagi lagi, seperti yang dipahami manusia sebelumnya. Ia melukiskan bahwa atom mempunyai bentuk seperti bola yang muatan positifnya terbagi merata ke seluruh isi atom. Muatan positif itu dinetralkan oleh elektron-elektron bermuatan negatif yang tersebar di antara muatan positif tadi. Teori atom ini diterima secara luas oleh para ilmuwan hingga akhir abad ke-18.

Dalam perjalanan berikutnya, teori atom Thomson inipun akhirnya gugur oleh pengujian yang dilakukan Ernest Rutherford. Pengujian itu dilakukan dengan cara menembaki lempengan emas yang sangat tipis (ketebalan 0,01 mm) dengan partikel alfa. Apabila model atom Thomson itu benar, maka gerakan partikel alfa tidak akan dibelokkan sewaktu menumbuk lempeng emas.

Namun Rutherford ternyata mendapatkan hasil yang lain dari yang diharapkan semula. Partikel alfa yang ditembakkan ke permukaan lempeng emas itu ternyata tidak semuanya mampu menembus lempeng emas secara lurus. Ada beberapa diantaranya dibelokkan dan sebagian lagi dipantulkan kembali.

Dari hasil percobaannya tadi Rutherford akhirnya berkesimpulan bahwa sebagian partikel alfa dipantulkan kembali karena bertumbukan dengan bagian yang sangat keras dari atom, yang selanjutnya oleh Rutherford disebut inti atom. Dengan demikian, model atom Thomson yang menyatakan bahwa massa atom tersebar merata di seluruh isi atom tidak dapat diterima lagi. Dengan gugurnya teori atom Thomson ini, maka pada tahun 1911 Rutherford mengemukakan teori atom baru yang terdiri atas dua poin. Pertama, atom terdiri dari muatan positif dan negatif dimana semua muatan positif dan sebagian besar masa atom terkumpul pada suatu titik di tengah-tengah bola atom yang disebut inti atom. Kedua, inti atom dikelilingi oleh elektron-elektron bermuatan negatif pada jarak yang relatif jauh dimana elektron-elektron berputar pada lintasan-lintasan seperti planet yang bergerak mengelilingi matahari dalam sistim tata surya.

Penyusun Alam Semesta

Meski model atom Rutherford tadi masih memiliki beberapa kelemahan, namun teori itu dapat memberikan gambaran kasar tentang atom. Model atom seperti inilah yang biasanya diperkenalkan kepada masyarakat awam maupun pelajar pemula. Dan gambaran tadi, paling tidak kita menyadari bahwa pada prinsipnya atom adalah penyusun alam semesta. Atom ada di sekeliling kita. Bahkan tubuh kita sendiri pada prinsipnya tersusun atas atom-atom.

Untuk mengenali lebih lanjut tentang keberadaan atom itu, marilah kita mengambil salah satu contoh yang paling sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari. Jika dalam menjalani kehidupan ini manusia membutuhkan air minum, maka dari air minum itu kita dapat menemukan atom. Dari satu gelas air, kita bisa mengambil setetes air. Dalam setetes air itu terdapat bertrilyun-trilyun molekul air. Molekul adalah bagian terkecil dari suatu materi yang masih memiliki sifat dasar materi. Jika segelas air bersifat cair pada suhu ruangan dan tidak berwarna, maka satu molekul airpun masih rnemiliki sifat dasar air, yaitu cair dan tidak berwarna.

Dalam ilmu kimia, air memiliki rumus molekul H2O, yang berarti satu melekul air tersusun atas dua buah atom hidrogen (H) dan satu buah atom oksigen (O). Dalam hal ini atom merupakan bagian terkecil dari suatu materi yang sudah tidak memiliki sifat dasar materi. Atom hidrogen dan oksigen dalam keadaan terpisah (tidak membentuk molekul air) berada dalam bentuk gas pada temperatur ruangan.

Dari gambaran sederhana di atas mudah-mudahan pembaca mengerti apa sebenarnya atom itu. Atom tidak lain adalah bagian terkecil penyusun alam semesta ini. Materi pengisi jagad raya ini tersusun atas berbagai jenis atom yang saling berikatan, sehingga membentuk molekul yang selanjutnya menghasilkan benda-benda seperti batu, kayu, air, udara, besi, tanah, hingga tubuh manusia dan sebagainya.

Rahasia di Balik Unsur Besi
Tahukah anda bahwa unsur besi itu tidak dihasilkan dari dalam bumi. Besi yang memiliki lambang unsur “Fe” ini dibawa dari bintang-bintang yang meledak dari luar angkasa dan di jatuh ke bumi bersama meteor-meteor. Penemuan astronomi moderen telah menyingkap bahwa besi yang ada di bumi ini berasal dari bintang-bintang luar angkasa. Mereka mengungkapkan bahwa unsur-unsur berat dalam alam semesta ini dihasilkan dari nuklid bintang besar dan besi hanya bisa dihasilkan oleh bintang yang lebih besar dari matahari. Apabila jumlah besi melebihi jumlah tertentu dalam sebuah bintang, maka bintang tersebut tidak akan lagi mampu menampungnya. Dan akhirnya menciptakan sebuah ledakan yang di sebut “Nova” atau “Supernova”. Sebagai suatu hasil dari ledakan ini meteor yang mengangkut besi berserakan di seluruh alam semesta, dan ,mereka bergerak melalui ruang angkasa sehingga tidak sedikit yang tertarik oleh gravitasi suatu benda dicakrawala. Dan secara fisika besi diturunkan dari luar angkasa merujuk pada firman-Allah QS.Al-Hadid : 25 yang artinya :

“Sesungguhnya kami Telah mengutus rasul-rasul kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan Telah kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. dan kami turunkan (ciptakan) besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa”



Sudah sejak berabadabad lamanya besi merupakan salah satu logam terpenting bagi kehidupan manusia. Dalam ayat tersebut besi diturunkan dengan memiliki kekuatan yanghebat dan juga memiliki beberapa manfaat lagi bagi manusia, sperti yang kita ketahui, besi banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain sebagai bahan bangunan, sebagai bahan peralatan pertanian, sebagai peralatan perang dan lain-lain.

Adapun manfaat besi sebagai baju perang juga di jelaskan dalam Al-qur’an QS. Saba’ : 11 yang artinya :

“Buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan”
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa salah satu kegunaan besi yaitu dapat dibuat sebagai baju besi. Ini karena besi memiliki struktur yang sangat kuat disebabkan karena orbital besi memiliki banyak elektron tidak berpasangan dan bebas bergerak pada kisi kristalnya sehingga dapat membentuk ikatan logam yang sangat kuat dibandingkan unsur utama dari golongan A.

Itu hanyalah segelintir kisah mengenai besi, masih banyak kisah-kisah lain tentang besi yang belum terungkap dalam tulisan ini, belum lagi unsur-unsur lainnya yang terdapat di SPU. Hanya Allah yang lebih mengetahui rahasia yang terdapat di alam, dan diantara semua itu terdapat tanda-tanda kekuasaan-Nya.

Senin, 30 Januari 2012




Who Am I ?!

Only people who have an understanding & awareness of the syari’a of ISLAM alone is capable of looking problems with a deep & brilliant. Hmm!”

Semua orang memang unik. Ketika kita terlahir di dunia, Allah swt udah ngasih kelebihan dan kekurangan masing-masing yang menjadikan kita punya karakter khas. Otomatis, seiring bertambahnya usia, tiap orang dituntut secara alamiah untuk mengenali jati dirinya. Who am i?!

Tak jarang, remaja en remaji bilang; “Aku nggak tau siapa diriku!”, “Aku juga nggak ngerti aku mau apa setelah lulus nanti?” atau“Sepertinya aku memang masih dalam tahap pencarian jati diri?” en ungkapan-ungkapan lainnya yang ikut mengekor di belakang, mempertanyakan jati dirinya yang tercecer entah ada dimana.

Bagi manusia yang pengen hidup bahagia, menemukan jati diri adalah harga mati. Coz, jati diri bisa diibaratkan bahan bakar yang memaksanya untuk bergerak meraih kebahagiaan hidup. Kita akan sanggup merengkuh upaya dengan mantap, jika jati diri kita pun mantap, sejati. So, kebutuhan pokok bagi kita selaku manusia menemukan jati diri.
Hmm! Pastinya D’RISEr sering berkelana di dalam angan yang berwujud rancangan gerak or target-target. Punya agenda harian, bulanan, tahunan, en seterusnya. Pengen jadi apa kita sekian tahun ke depan. Lulus sekolah, berpenghasilan demi menopang hidup plus dakwah, membahagiakan en membanggakan orangtua, menikah, punya anak en keturunan yang banyak untuk kita didik dengan cara Islam, punya keluarga dakwah yang nantinya bisa menjadi jantung revolusi! Kemudian kita mati, en berharap masuk ke dalam surgaNYA. Lolos dari jilatan api neraka.
Kita nggak main-main memperlakukan diri kita demi meraih kesuksesan hidup! Coz, kita berharap kita adalah mawar ideologis layaknya khadijah binti khuwailid, sumayyah binti khubath, asma’ binti abu bakar ash-shiddiq, asma’ binti yazid al-anshariyah, khaulah binti malik bin tsa’labah, ummu sulaym binti milhan, fathimah az-zahra binti rasulullah, nusaibah ummu imarah, en shahabiyat-shahabiyat lainnya. Apakah ukhtii sudah membaca semua kisah-kisah inspiring mereka? Mereka mampu juga jadi tangguh, jadi ‘alim, jadi shalehah, en pemberani. Berarti kita juga bisa kawan!
Kuncinya, pahami akan hakikat hidup kita. Kita berasal dari ALLAH, kita hidup hanya untuk beribadah kepada ALLAH, en akan kembali kepada ALLAH.  Normalnya, pemahaman ini akan menghasilkan karakter en jati diri yang selalu takut kepada ALLAH. That’s d’True Identity!
Ngeri kalau telat shalat, ngeri kalau nggak jujur, ngeri kalau pacaran, ngeri kalau ikut-ikutan teman menyontek, en serenceng perbuatan maksiat lainnya. Kita jadi diri sendiri. Jadi muslimah yang selalu pede karena tolok ukur kita adalah syariat. Kita bakal mikir berjuta kali kalau diajak mabal (bolos), diajak nongkrong di mall nggak karu-karuan, atau diajak cowok cakep nge-date. Semua bakal dibayar lunas sama ALLAH kalau kita tetap TEGUH membela ISLAM! Sama SURGA! Original! So, mari kita tekadkan bersama, en membenturkan do’a permohonan kepada ALLAH. Angkat kedua tanganmu kawan, Hmm!;
“Wahai ALLAH, bagikanlah kepadaku rasa takut kepadaMu yang bisa menghalangi antara kami dan maksiat kepadaMu. Bagikanlah kepada kami ketaatan yang bisa menyampaikan kami ke surgaMu. Bagikanlah kepada kami keyakinan yang bisa meringankan musibah dunia bagi kami. Berikanlah kenikmatan kepada kami dengan pendengaran, penglihatan, dan kekuatan kami, selama kami hidup di dunia ini. Jadikanlah semua itu menjadi warisan bagi kami. Jadikanlah pembalasan kami menimpa orang yang berbuat zhalim kepada kami. Tolonglah kami atas orang yang memusuhi kami. Jangan jadikan musibah bagi kami dalam agama kami. Jangan Engkau jadikan dunia menjadi kebingunagn kami yang paling besar dan tujuan dari ilmu kami. Jangan Engkau kuasakan kepada kami orang-orang yang tidak menyayangi kami.” (diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Ibn Umar ra.). Aamiin. So, Tetap SEMANGAT berjati diri MUSLIM! Yeahhh! [Hikari Inqilabi]
STAY IN THE LINE!
(Hidupku HANYA Untuk DAKWAH!)
Khusus buat D’RISEr yang D’RISE cintai karena ALLAH:
Jadilah pribadi-pribadi yang selalu takut kepada ALLAH SWT. Jadilah mawar ideologis! Pribadi-pribadi yang harum karena ideologi ISLAM yang mentajasad (mendarah daging) dalam diri.
Jangan kau alihkan dirimu dari perjuangan. Jangan kau tetapkan hatimu pada kekalahan. Karena semua pasti mutlak terbayarkan. Maka selesaikan!
Bersama kami rombongan para pembela ISLAM. Yang bergerak serempak dan terus melaju tanpa karam. Meski keram, namun geram kami pada kekufuran lebih seram. Didihkan ‘azzam!
Dan biarkan ia bergolak menggelegak menantang malam. O no bara… hitobito wa, anata ga shitte iru matte iru no ka? Kore ijou no fuman, naite, daun o jikkou mashiteya! Anata wa yogen-sha nou souzoku-jindesu. Jiman no sensou bara! Hmm!
(Wahai MAWAR! Umat menunggumu kau tahu? Jangan lagi menangis, mengeluh, lari, apalagi jatuh! Kau adalah PEWARIS NABI! Sekumtum MAWAR ideologis yang membanggakan! Hmm!)”
Domo arigato gozaimas n_n [Hikari Inqilabi]
Ibu I Love You

“Keridhoan Allah itu ada pada keridhoan orangtua dan kemurkaanNya berada pada kemurkaan keduanya.” (HR.Thabrani)
IBU, I LOVE YOU![D'Rise#08]Tak terhitung berapa kali Hikari sering mengalami perasaan-perasaan cemburu buta pada Ibu. Sering merasa terdiskriminasi padahal realitanya tak seperti apa yang Hikari pikir. Dudutz! Konyol kalau mengingat semuanya. Ah, Ibu… Tak terasa Hikari sering melukai rasa dan hati Ibu yang sejernih air yang mengalir di sungai-sungai surga. Hikari sering tak peka akan mau Ibu, tak patuh akan nasihat dan perintah Ibu, membuat air mata Ibu yang suci itu jatuh dan jatuh lagi. Padahal semenjak kecil Ibu selalu memberikan semuanya untuk Hikari. Tak terhitung, dan tentu tak bisa Hikari balas dengan setimpal apa yang sudah Ibu curahkan. Tak terbayarkan…
Rasanya nggak FAIR kalo Hikari marah or memiliki perasaan benci pada Ibu. NGGAK PANTAS! NGGAK TAU DIRI! Ibu seorang wanita mulia. Seorang wanita yang sudah melahirkan Hikari dengan susah payah, membesarkan Hikari, memberikan perawatan en pendidikannya yang terbaik… Menjadikan Hikari perempuan yang bisa sekuat ini… Itu semua karena jerih Ibu seorang yang mengawali. Hikari bener-benar malu kalau harus mengingat seluruh salah dan khilaf Hikari pada Ibu.
Allahu Rabb… semoga Engkau sudi mengampuni… Hikari sangat sadar, bahwa Hikari sering berlaku keterlaluan pada Ibu. Mengacuhkan curhatan Ibu, atau bersikap nggak peduli terhadap kesusahan-kesusahan Ibu. Rasanya, maaf total dalam setiap tahun di momen Lebaran, doa-doa yang selalu terpanjat seusai sholat, atau sungkem setiap waktu pun belum cukup untuk menandingi apa yang sudah Ibu beri. Masyaa Allah… Semoga Allah senantiasa menuntun diri ini untuk senantiasa bersikap makruf terhadap orangtua… Allahu ahad......!
Allah Swt. Berfirman:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua orangtuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.” (TQS. Luqman [31]; 14)
BAKTI! Bakti kepada Ibu adalah wujud ketaatan kita kepada Allah. Maka, selama itu yang terbaik, WAJIB untuk kita berikan kepada Ibu kita. So, berdoalah kepada Allah agar Allah memudahkan kita untuk bisa berbakti dan menjadikan kita anak yang sholih! “Robbi hablii minas-shoolihiin…!”
Dalam firmanNya, Allah Swt. telah mengajarkan doa yang bisa kita jadikan kado terindah untuk kedua orangtua kita. Coba buka Al-Quran deh. Surah Al-Ahqaf [46] ayat 15. “…Ya Tuhanku, berikanlah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmatMu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau Ridhoi; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang Muslim.”
Maka kawan, berhentilah untuk menjadi anak yang membangkang terhadap hukum-hukum Allah. Kita tentu sudah mampu berpikir dengan sempurna. Mana yang baik, mana yang tidak untuk kita. Kita sudah dewasa, janganlah bersikap seperti anak-anak lagi. Sudah saatnya kita tunjukkan kepada orangtua kita, bahwa kita ini adalah anak mereka yang SHOLIH! Yang mampu membanggakan keduanya DUN-YAA WAL AAKHIRAH! Insyaa Allah, bi idznillah… Hmm! (Hikari Inqilabi)